Tag Archives: Trinity

De Wallen

Saya baru saja menyelesaikan buku Naked Traveler 2. Di bawah saya mengutip paragraf unik dalam buku yang ditulis oleh Trinity.

Di bagian belakang etalase tersebut ada yang menyatu sekalian dengan rumah bordil. Hebatnya, para hoertjes (pelacur) di sana dilegalkan dan dilindungi undang-undang oleh pemerintah Belanda. Umur minimal PSK adalah 21 tahun dan wajib memiliki sertifikat kesehatan. Ada pula organisasi khusus yang mengurus kesehatannya untuk memastikan bahwa mereka terbebas dari penyakit kelamin. Sebagaimana pekerja biasa, para PSK diwajibkan membayar pajak penghasilan kepada pemerintah. Mereka pun diijinkan bekerja bila merupakan warga negara Uni Eropa atau permanent resident di Belanda, maka tak heran sebagian besar PSK berasal dari Eropa Timur.

Trinity: “Anak kuliah juga bisa jalan-jalan”

Trinity, dalam bukunya Naked Traveler 4: “Rencanakan perjalanan. Dulu saya selalu memilih kelas pada senin sampai kamis atau selasa sampai jumat. Satu hari ditambah sabtu minggu cukup banget untuk jalan-jalan ke luar kota. Nggak usah ambisius ke luar negeri, Indonesia juga patut dikunjungi. Caranya gimana? Googling! Kalau masih kere juga, ikutlah teman yang pulang kampung, lalu menginap di rumahnya. Dengan demikian, kamu tak usah keluar biaya penginapan, syukur-syukur ditanggung makan tiga kali sehari yang kemungkinan besar tuan rumah akan kasih. Untungnya, dulu saya punya teman yang rumah di Jogja, Salatiga, Dieng, bahkan persis di depan Candi Prambanan.