Perjumpaan tak terduga

Musik yang membuat semua kekacauan di luar menjadi melagu. Orang-orang yang menunggu, pedagang yang mendorong gerobak, semua seperti melantunkan melodi. Pak sopir tua ini, tentu ia seorang romantis. Mengemudikan taksi tuanya, dengan rambut dan kumis putihnya itu, mengejutkan penumpang dengan lagu-lagu indah dari masa yang telah lama berlalu.

Ini gambaran yang mungkin terlalu biasa, tentang sisi romantis kota-kota semrawut. Perjumpaan tak terduga dengan sopir taksi arif bijaksana, yang mendengarkan cerita sedihmu di perjalanan tengah malam, yang tetap bertenaga di usia tua, yang menyekolahkan anaknya hingga tinggi. Ia muncul untuk membuat segala keruwetan jadi sedikit termaafkan. Cerita yang terlalu sering ditemui dalam tulisan penggugah inspirasi tapi tidak dalam kehidupan nyata. Kecuali saat kau benar-benar menemukannya. Seperti siang saat di dalam kaleng sarden itu terdengar Nat King Cole dari pemutar kaset usang milik pria tua berambut putih. Tapi karakter seperti ini pun biasanya muncul sesekali saja, lalu diceritakan kepada orang yang kamu temui sesudahnya, lalu tak lagi dijumpai, lalu lenyap, seperti asap, lalu terlupakan.

Tapi Pak Sopir tua ini, ia nyata. [Link]

Main-main dari blog The Dusty Sneakers, selalu suka tulisan yang ada di blog ini. Telah berlangganan feeds-nya sejak lama.

Advertisements