Apa istimewanya wanita berbikini?

Ajakan ini bukan gurauan, tetapi sebuah keprihatinan yang sungguh-sungguh. Kasihanilah orang lain dengan cara tidak peduli kepadanya. Kalau manusia tidak gampang peduli, boleh jadi alam juga tidak gampang melahirkan paparazzi. Namun, betapa kita ini terlalu gampang peduli, bahkan untuk hal-hal yang tak perlu. Paparazzi bekerja atas dasar insting semacam itu. Membatasi gerak paparazzi adalah sesuatu yang mustahil karena kita pun tidak pernah membatasi diri. Kita membenci paparazzi sambil diam-diam merindukan sensasinya. Lensa paparazzi tak lebih kepanjangan mata kita yang gemar mengintip dan kasak-kusuk.

Apa istimewanya wanita berbikini? Wanita, di mana-mana sama bentuknya, terkenal atau tidak sama saja. Namun, betapa gagalnya kita menghadang fantasi yang terus menjalar menjadi kanker dalam pikiran kita. Kalau kita disodori gambar betis, kita tidak cukup puas hanya dengan kemulusannya, tetapi juga akan mengusut betis siapa ini? Kita akan bergairah kalau ia berasal dari kriteria ‘betis langka’.

Masih dari buku yang sama di posting sebelumnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s