Penutup: Analisa Peran Organisasi Internasional Konflik Sudan – Sudan Selatan

Ini adalah kutipan dari makalah yang kemarin saya tulis, analisa mengenai peran organisasi internasional: PBB dan IGAD atas konflik yang terjadi di Sudan – Sudan Selatan.

Sudan merupakan negara yang memiliki keanekaragaman, hal tersebut memiliki sisi kelebihan dan keburukan. Pada analisa yang dimuat dalam makalah ini, diungkap bagaimana justru menjadi boomerang situasi nasional. Perpecahan mulai muncul karena adanya dua kelompok masyarakat yang berselisih, termasuk diskriminasi yang dilakukan penduduk Sudan di wilayah utara [islam] penduduk Sudan di wilayah selatan [kristiani/animisme]. Sudan bersikap keras dengan menggunakan atribut islam sebagai sebuah negara, implementasi hukum islam di negaranya dengan mengabaikan kelompok masyarakat lain yang juga memiliki hak untuk bersuara.

Pada akhirnya munculah bibit konflik dan meledak sebagai isu nasional, lalu mendapat perhatian dunia yang berujung pada kemerdekaan Sudan Selatan dari Sudan. Sebagaimana umumnya konflik, usaha meredamnya pun dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Terlebih saat konflik itu terkait perebutan Sumber Daya Alam yang menjadi modal suatu negara bisa berkembang.

Karena ketidakmampuan untuk menangani konflik maka bantuan untuk menanggulangi konflik yang terlanjur terjadi perlu ada. Dalam kasus yang terjadi di Sudan, ada dua organisasi internasional yang ikut turun tangan, yaitu PBB selaku penjaga perdamaian dan IGAD yang menjadi produk kerjasama negara di kawasan regional. Lembaga lain pun turut membantu, contohnya UNHCR yang menyediakan bantuan bagi para pengungsi Sudan Selatan pasca merdeka saat konflik sipil terjadi antara etnis Dinka Presiden Kiir dan etnis Nuer yang dipimpin Riek Machar.

Betul bila dikatakan bara dalam konflik di Sudan Selatan ini belum padam, baik dengan Sudan yang memperebutkan wilayah Heglig yang kaya Sumber Daya Alam atau konflik internal antara Dinka dan Nuer yang belum padam. Namun, peran PBB dalam situasi konflik di Sudan Selatan terbilang vital agar konflik tidak membesar dan meluas.

Advertisements