Mantan Direktur FBI yang dipecat Trump, James Comey menulis buku

Apa pembaca blog ini termasuk yang mengikuti berita politik di Amerika Serikat? Negara yang sampai saat ini ‘politiknya’ belum bisa dikalahkan negara mana pun. Tak juga China.

Berita terakhir hari ini cukup mengejutkan: James Comey, mantan direktur FBI yang beberapa bulan ini menjadi buah pemberitaan karena dipecat Trump, ingin menulis buku tentang pengalamannya menjadi pelayan publik, termasuk masa jabatannya yang penuh gejolak dan singkat dalam administrasi Trump.

NYTimes melaporkan,

“Buku ini tidak akan menjadi gambaran umum, tapi sebuah eksplorasi prinsip-prinsip yang membimbing Mr. Comey melalui saat-saat paling sulit dalam karir hukumnya. Di antaranya adalah penyelidikannya ke server email pribadi Hillary Clinton selama pemilihan yang diperdebatkan, dan keterkaitannya baru-baru ini dengan presiden mengenai penyelidikan F.B.I. atas campur tangan Rusia dalam pemilihan 2016.”

Dalam satu minggu ini, buku tersebut akan dilelang bagi penerbit yang ingin menerbitkannya. Tentunya, penerbit besar mengungkapkan ketertarikannya. Menarik karena buku ini juga akan memuat detail rahasia dari kesepakatan antara Trump dan Comey sebelum ia dipecat pada Mei lalu.

Sejauh ini belum ada pernyataan dari Donald Trump.

Advertisements