Tubuh pinjaman – Joko Pinurbo

tubuh yang mulai akrab dengan saya ini sebenarnya mayat yang saya pinjam – tubuh yang kadang saya banggakan dan sering saya lecehkan ini memang cuma pinjaman yang sewaktu-waktu harus saya kembalikan – tubuh pergilah dengan damai kalau kau tak tenteram lagi tinggal di aku. pergilah dengan santai saat aku sedang sangat mencintaimu.”

Dikutip dari puisi Joko Pinurbo, “Tubuh Pinjaman”. Mulai dari puisi satu ini saja seharusnya saya mulai berhenti menilik foto-foto pemilik tubuh sempurna yang terpampang nyata di Instagram dan situs berbagi foto lain, juga Youtube. Karena bagaimana pun, pada akhirnya tubuh ini akan rapuh dan menua, menjadi kendur pada waktunya. Saya harus mengurangi konsumsi hal-hal seperti itu. Namun, tentu saja makna yang ada di puisi ini lebih luas dari itu.

Advertisements