Semoga diberi kekuatan: KPK

“Hak angket digulirkan terkait penolakan KPK membuka isi rekaman pemeriksaan Miryam S. Haryani dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Sejumlah anggota DPR disebut telah menekan Miryam agar tak mengungkap nama-nama anggota dewan penerima fulus e-KTP.” – Detik X

Hak angket, dari Wikipedia, adalah hak untuk melaksanakan suaty penyelidikan oleh Dewan Perwakilan Rakyat yang memutuskan bahwa pelaksanaan suatu undang-undang dalam kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan hal penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Masalahnya, hak angket tersebut saat ini tidak diarahkan ke kebijakan pemerintah [policy] namun justru ke lembaga independen negara yang mengusut kasus hukum.

Menjadi aneh bin absurd karena hak tersebut terkesan digulirkan saat KPK sedang garang-garangnya mengusut kasus megaproyek e-KTP. Artinya, DPR [fraksi yang menyetujui angket dilaksanakan] terkesan ingin melemahkan KPK.

Baru-baru ini PAN juga pindah haluan setelah nama Amien Rais diduga terlibat. Informasi ini saya dapat dari berita yang dilaporkan Kompas TV. PAN mendukung digunakannya hak angket pada KPK.

Jangan lupa tentang Ketua Pansus Angket yang saat ini menjadi ‘saksi’ di kasus tersebut. Makin absurd.

Yang ada di pikiran saya bukan kisruh di tubuh DPR, namun KPK secara institusi sendiri. Orang-orang di dalamnya, pasti saat ini sedang dalam tekanan luar biasa mengusut kasus megaproyek ini. Ancaman pembunuhan, keselamatan keluarga, tekanan psikis sudah jadi barang yang pasti.

Semoga diberi kekuatan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s