Pasar ekspor mebel Indonesia

Kompas hari ini (27 Maret 2017) melaporkan: “Di kawasan Asia, menurut Presiden MM Group Peter A Tjioe, Singapura salah satu pasar potensial. Negara itu sedang meningkatkan hubungan bisnis regional sehingga Indonesia sebagai negara tetangga terdekat sangat potensial mengisi peluang tersebut.”

“Hal itu, menurut Peter, lebih efektif dibandingkan mengikuti pameran. Sebab, produsen mebel melakukan jemput bola secara langsung, bukan menunggu pembeli seperti saat mengikuti pameran. Terlebih, biasanya pengunjung pameran merupakan orang yang sudah biasa bergelut di bidang industri mebel.”

“Hal yang sama disampaikan pemilik PT Multi Manao, Budianto Budi. Indonesia masih dilirik pembeli dari luar negeri karena mampu memproduksi mebel dengan desain yang rumit. Selain mengutamakan fungsi, mebel buatan Indonesia juga dikenal memiliki cita rasa seni tinggi. Pasalnya, tenaga kerja di Indonesia unggul dalam hal keterampilan.”

“Setiap tahun, tidak kurang dari 900 model mebel dibuat di perusahaan yang memiliki 3000 karyawan. Produk itu menyasar di segmen mebel fungsional, tetapi memiliki daya kreasi seni, seperti penambahan ukiran, ornamen, dan bentuk yang rumit.”

– “Tenaga kerja di Indonesia masih lebih terampil dibandingkan negara pesaing seperti Vietnam.” ungkap Budi.

Advertisements