Tantangan dan peluang kerjasama Asia – Eropa

Jalinan kerja sama antara dua kawasan, Asia – Eropa, selalu diwarnai dinamika. Ada beberapa tantangan yang akan dihadapi oleh negara-negara Asia dengan Eropa meliputi isu ekonomi, keadilan, perdamaian internasional dan keamanan internasional serta keberlanjutan bumi. Pertama, tantangan ekonomi adalah saat krisis ekonomi terjadi maka langkah-langkah penanganan secara nasional, kawasan dan global harus diambil secara simultan dan saling mendukung. Kedua, tantangan keadilan kaitannya dengan membangun sebuah kemajuan yang seiring dengan bagaimana kemajuan itu bisa mengakhiri kemiskinan dan menjamin pencapaian SDG’s.

Ketiga, tantangan perdamaian internasional dan keamanan internasional. Mencegah terjadinya perang termasuk perang saudara, merupakan sebuah upaya yang harus terus dilakukan serta berusaha mencegah perang dan konflik yang menimbulkan korban sipil. Keempat, tantangan mengenai keberlanjutan bumi. Kerja sama tentang keberlanjutan bumi menjadi penting dilakukan di antara semua negara dalam satu kawasan bahkan antar kawasan, termasuk kerja sama untuk menciptakan dan memproduksi energi terbarukan.

Peluang dalam jalinan kerja sama Asia dengan Eropa, adalah sebagai berikut: pertama, mengembangkan people to people diplomacy. Asia – Europe Foundation (Asef) adalah salah satunya organisasi permanen yang bernaung di bawah Asia – Europe Meeting (Asem). Yayasan ini didirikan pads 1997, setahun setelah deklarasi pendirian Asem di Bangkok, Thailand, dan sampai sekarang memiliki sekretariat tetap di Singapura. Asef menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial untuk mendekatkan hubungan antar individu (people to people) di kawasan Asia dan Eropa. Kedua, hubungan kerja sama melalui Asem. Pertemuan Asia – Eropa (Asia – Europe Meeting: Asem) adalah forum yang dibentuk untuk membicarakan permasalahan-permasalahan yang melibatkan negara-negara Eropa dan Asia.

[Anna Yulia Hartati, dosen Hubungan Internasional Universitas Wahid Hashim Semarang]

Advertisements