Membuka Hubungan Diplomatik dengan Israel

Membahas Gus Dur membutuhkan waktu yang panjang. Di kelas hari ini, membahas era kepemimpinan dua presiden yang memiliki waktu singkat di kursi kepresidenan Indonesia; B.J. Habibie dan Abdurrahman Wahid, atau yang lebih banyak memanggilnya Gus Dur.

Gus Dur, memiliki kekhasan tersendiri sebagai Presiden. Humoris, ceplas-ceplos dan berani. Siapa yang menyangkal keberaniannya memecat Wiranto? Bahkan berani menantang DPR yang saat itu mengeluarkan Memorandum 1 dan 2 dengan Dekrit Presiden.

Salah satu usaha Gus Dur yang menurut saya harus ‘diusahakan’ kembali adalah membuka hubungan Diplomatik dengan Israel. Tentu perdamaian antara Israel – Palestina lebih masuk diwujudkan jika saja Indonesia memiliki hubungan diplomatik dengan dua negara tersebut. Bukan saja dengan Palestina.

Sederhananya, Israel akan menaruh kepercayaan kepada Indonesia sebagai juru damai apabila ada hubungan diplomatik (pertemanan). Kalau tidak, kasarnya, ‘lah kamu siapa ikut mengurusi urusan negara saya’.

Advertisements