Mengenai Judul Sensasional Tipikal Berita Media Online

Wisnu Prasetya Utomo: “Kalau Anda sering membaca media daring, judul-judul berita di atas bukan hal yang asing lagi. Judul-judul tersebut seperti sudah menjadi ‘standar’ bagi media-media yang ingin menjual sensasionalisme. Ironisnya, mereka yang menggunakan judul-judul tersebut bukan hanya media ala ‘koran kuning’, tetapi juga media yang selama ini dikenal punya reputasi baik.”

“Karena menyasar pembaca dengan penghasilan menengah ke bawah, redaksi Lampu Hijau cenderung untuk menggunakan kata-kata yang mudah dipahami. Karena itu tidak perlu heran jika membaca berita-berita dengan judul seperti Ketika Alay Putus Cinta, 3X Bunuh Diri Nggak Mati-Mati atau Cowok Nyolong HP, Ketangkep Digebukin Ampe Jontor Bibirnya.”

“Seperti disebut dalam riset Diyah, penggunaan kata-kata sederhana tersebut disukai pembaca. Ini yang membuatnya tetap bisa bertahan meski banyak kalangan terutama para peneliti dan akademisi yang mempertanyakan kualitas jurnalismenya. Ironisnya, jenis pemberitaan dengan model tersebut kini banyak ditiru oleh media-media daring. Tujuannya tentu mendapatkan banyak klik meski harus mengorbankan etika jurnalistik.”

Advertisements