Soundsations, BARASUARA Tampil di Boyolali

Sabtu (26/08) kemarin Soundsations mampir ke Boyolali.

Malam itu, penampil utama adalah Barasuara. Band yang segar. Tentu saja karena dua vokalis wanitanya; Asteriska dan Puti Chitara. Personel pria-nya juga ganteng. Yah, menjual lah.

Apalagi Gerald, selain ganteng ia juga humoris.

Di awal acara, Soloensis tampil. Band asal Surakarta. Ini kali kedua saya menyaksikan mereka. Penilaian saya, Soloensis tampil baik. Hanya penonton yang hadir saja malu bergerak.

Mungkin karena persis di depan panggung, ada kolam air.

Lepas itu, tampil Voice of Boyolali. Sebuah band yang isinya musisi asli Boyolali. Dari berbagai latar belakang genre. Membawakan lagu Nasional, dan beberapa lagu hits lawas Koes Plus dan Peterpan.

Entah jam berapa acara pesta lampion di mulai. Diawali sambutan singkat Seno Samudro, Bupati Boyolali, ratusan lampion diterbangkan ke udara. Memenuhi langit Boyolali.

Beberapa lampion terbang dengan gagahnya. Beberapa yang lain terbakar sebelum mengudara.

Salah satu lampion terbakar, dan mendarat tepat di atas drum Marco. Entah di lagu ke berapa. Agak panik juga saat itu. Hampir saja terjadi fail, pikir saya. Beruntung kru Barasuara sigap. Kalau tidak, bisa saja momen itu diabadikan dan disebarkan di Youtube sebagai Fail Compilation. Hahaha.

Iga Massardi menenangkan suasana, “Tepat momennya. Api dan Lentera!”

Padahal lagu berikutnya, “Sendu Melagu”, bukan “Api dan Lentera”.

“Gimana belakang aman? Bisa dilanjut?” tanya Puti.

Marco tak menjawab, drum dipukul pertanda tak ada masalah. Sampai lagu terakhir Barasuara membara.

Acara bubar pukul 11.30 pm.

https://flic.kr/p/KDuSG2
BARASUARA at Soundsations Boyolali. Foto oleh Riyannanda.
BARASUARA at Soundsations Boyolali. Foto oleh Riyannanda.
*

Foto diambil oleh Riyannanda.

Advertisements