Tiga Lagu Favorit di Album “Hits Kitsch” FSTVLST

Album "Hits Kitsch" FSTVLST

Kemarin saya memutar “Hits Kitsch” secara penuh. Sambil memutar, saya mencari beberapa artikel dari beberapa blog tentang album ini. Pada akhirnya memberi satu kesimpulan: album ini harus saya simpan baik-baik.

Bagi saya, sepuluh lagu di album ini masuk kategori ‘berat’ dan susah untuk dimengerti.

Tapi, ada tiga lagu favorit di album ini; pertama, “Tanah Indah Untuk Para Terabaikan Rusak dan Ditinggalkan”, kedua, “Hal-Hal Ini Terjadi”, dan ketiga “Akulah Ibumu”.

“Tanah Indah Untuk Para Terabaikan Rusak dan Ditinggalkan” versi akustiknya saya dengar dari teman kampus. Mendayu-dayu, cengkoknya alai, tapi saya suka. Beruntung, di album, lagu itu dalam versi full band bukan akustik. 😀

Lagu favorit kedua, “Hal-Hal Ini Terjadi”. Ini lagu yang unik. Bentuknya musikalisasi puisi. Suara trombone yang diisi Krisnahanto Bayu Budi Atmojo jadi nilai tambah tersendiri. Baris-baris sajaknya kontemplatif. Mengomentari kehidupan manusia modern saat ini.

Petikan liriknya, Anakku lihat diriku di jalan ramai. Di antara orang-orang itu. Anakku pilihlah jalan sepimu. Sepi membuatmu punya dan waktu ruang cukup bagimu. Tuk jadi bukan sepertiku.

Sementara “Akulah Ibumu” menjadi lagu favorit ketiga. Tidak ada alasan spesifik yang mendasarinya. Entah karena suara sinden (Siti Marfuah) di awal lagu atau vokal Farid Stevy yang sahut-sahutan dengan vokal Anita Siswanto.

Kalau saja ada saran, mungkin album berikutnya FSTVLST musti mengemasnya lebih baik dari album ini.

***

Dan, mohon maaf gambarnya jelek. 😀

Terimakasih.

Advertisements

3 responses to “Tiga Lagu Favorit di Album “Hits Kitsch” FSTVLST

Comments are closed.