Tanda Tanya, Sebuah Film Garapan Hanung Bramantyo

revalina-s-temat-tanda-tanya

“Manusia tidak hidup sendirian di dunia ini. Tapi di jalan setapaknya masing-masing, tiap manusia berjalan sendirian. Berjalan, berlari, dan sesekali berhenti. Semua jalan setapak itu berbeda-beda namun menuju ke arah yang sama, mencari suatu hal yang sama, dengan satu tujuan yang sama. Hingga semakin dekat ke tujuan, manusia semakin menyadari bahwa di sepanjang jalan setapak yang sudah dilewati Ia tak kan pernah benar-benar sendiri. Manusia selalu bersama apa yang Ia cari, bersama tujuannya, yaitu… Tuhan.”

“Tanda Tanya” menjadi film terbaik yang saya tonton kemarin. Film garapan sutradara Hanung Bramantyo ini kuat dari segi cerita, memuat pesan penting kerukunan antar umat beragama sekaligus cerminan sikap masyarakat mayoritas di Indonesia yang masih saja sewenang-wenang terhadap masyarakat minoritas. Patut disayangkan film ini mendapat “fatwa” haram MUI.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s