MTB: Raga Maharasta, Bassist dari Sequel Of Sunday

Sequel of Sunday. Jakarta.

A: Hallo, Raga.
R: Yooo, Bro?
A: Di band pegang apa?
R: Gue, Bass.
A: Awal mula bisa diciptain lagu William Jarrat seperti apa?
R: Oh, itu kebetulan. Jadi waktu itu, pas gue masuk Sequel of Sunday, kita baru punya 1 lagu. Gue temenan sama Will di facebook, cuma dari dulu ga kepikiran buat bikin kolaborasi, karena band gue yang sebelumnya genrenya agak death metal, jadi gak nyambung. Haha. Begitu gue masuk Sequel of Sunday dan genre kita sama Storm The Sky agak serupa, jadi gue iseng chat dia di facebook. Gue nawarin dia buat bikin kolaborasi. Dia excited. Setelah dia setuju, baru kita buat “Shinedown Your Sun”.

A: Si Will yang ke Jakarta atau gimana prosesnya?
R: Oh enggak, dia take vocal disana, terus filenya dikirim ke kita. Kita recording semua disini
A: Lirik dan vokal dia, kalian bikin musiknya?
R: Lirik dan nada yg dia nyanyiin semua dia yang buat. Kalau musik dan lirik keseluruhan lagu yang buat ya kita. Dia cuma buat bagian yang dia nyanyiin.

Sequel of Sunday. Jakarta.

A: Mmmm. Sekarang, berapa banyak lagu yang kalian bikin?
R: Kita punya EP yg dirilis tahun 2014. Judulnya “Arrivals”. Ada 5 lagu disitu, 4 sih, karena track pertama itu intro. Dan kita punya single yg dirilis bulan november kemarin, judulnya ‘Passive Demise”. Jadi ya total kita punya 5 lagu.
A: Di 2015 berapa banyak gigs yang kalian hadiri?
R: Wah, gue sih gak ngitung. Hahaha. Banyaklah pokoknya.Terlalu susah untuk diingat.
A: Berarti pemasukan banyaklah, ya.
R: Hahaha. Ya, lumayan lah buat beli senar.
A: Pendapat kamu soal open regist kayak apa?
R: Kalau menurut gue sih ada plus minusnya. Plusnya adalah, kalo kita band serius dan punya uang, kita bisa gampang dapet panggung. Cuma minusnya adalah sistem open regist banyak menutup kemungkinan band yang berkualitas bisa ke blow up. Karena regist juga gak murah. Karena sistem ini gak peduli tentang kualitas band. Selama lo punya uang, lo bisa eksis.
A: Kalian sendiri pernah open regist?
R: Pasti pernah-lah. Dulu pas jaman kita dulu baru merintis.
A: Baca di sebuah blog, apa yang bikin kamu suka dengan lagu “Passive Demise”?
R: Ya, “Passive Demise” itu lagu yang paling keren yang pernah kita tulis. Kita juga puas dengan hasil akhirnya. Lagu itu adalah lagu yang bener-bener kita tulis dengan maksimal. Proses penulisannya pun agak panjang.
A: Tapi, kalau saya, lagu favorit saya yang “40.000 Feet Above You”. Ditujukan ke siapa lagu itu sebenarnya?
R: Nah kalo lirik Danny yang tulis. Kebetulan pas lagu itu dibuat gua belum masuk.

Sequel of Sunday. Jakarta.

A: Pendapat kamu pribadi, apa yang berubah di band semenjak kamu masuk?
R: Ya, kita jadi makin solid dan komplit. Karena ada yang main bass. Hahaha. Jadi gak pincang gitu.
A: By the way, selain di band kesibukan lain apa?
D: Kalau gue sih lagi sibuk full di band. Selain menjalani hobi melihara ikan. Hahaha.
A: Ini band kamu satu-satunya apa ada band lain?
R: Alhamdulillah, band gue cuma Sequel of Sunday.
A: Siplah. Hahaha. Progress album kalian gimana?
R: Sekarang sih kita lagi nulis lagu. Target kita akhir tahun udah rilis. Kebetulan album ini akan dirilis di Amerika. Kita juga bersyukur bisa dapet label disana. Nama labelnya Full Force Records.
A: Bicara dana, berapa perkiraan dana yang dikeluarkan di album nanti?
R: Wah kalo itu sih belum tau. Ya ga sampai buat kita jadi miskin kok.
A: Hehe. Well, you submit your band demos to full force records, what makes you dare? Betul gak sih inggrisnya? Haha.
R: Ya, kita berani karena kita pede sama musik kita. Band-band di sini udah gam kalah dari band luar sana kok. Jadi ngapain minder? Kita spesies yang sama, cuma bentuk fisik aja yang beda. Jadi, ya kita pede aja. Eh, diterima dan ditawarin kerja sama. Yaudah, puji Tuhan. Hahaha.
A: Oke. Pertanyaan band lokal yang kamu suka?
R: DIVIDE. Gue juga suka Pee Wee Gaskins, Carnivored, dan banyak lah.
A: Samalah PWG. Hehe. Eh, stok pertanyaan abis. Ada yang mau disampaikan?
R: Well, tetep support band lokal. Apresiasi setiap band yang main di acara, beli merch atau cd mereka kalau kalian suka. Jangan minta, karena band bikin merch dan produksi album pake uang yang gak sedikit. Hargai usaha mereka, jangan ambil keuntungan sendiri. Karena minta merch atau album dari band itu sendiri sama aja kaya lo beli nasi goreng, dan gak mau bayar.

Note: Semua foto milik Sequel Of Sunday.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s