MTB: Interview Danny Supit dari Sequel Of Sunday

Ini adalah hasil obrolan dengan Danny Supit dari Sequel Of Sunday. Sebetulnya, saya menginterview Danny dan Raga, tapi, karena dijadikan satu artikel blog akan banyak menyita tempat dan waktu, jadi saya putuskan membuatnya jadi dua artikel interview. Simak, Ariesusduabelas (A) berbincang dengan Danny Supit (D). Semoga suka!

A: Siapa yang bikin lirik 40.000 feet above you?
D: Gua, Bro.
A: Ditujukan ke siapa lagu itu?
D: Pas gua pertama nulis lirik lagu itu, niatnya ditujuin buat orang-orang sekitar yang ngeraguin kemampuan gua. Hahaha. Ceritanya lagu sakit hati gitu-lah.
A: Dan pas perform orang itu liat gak?
D: Gak pernah sih seinget gua.
A: kalau ada, screamnya makin kenceng kali, ya.
D: Sekuat tenaga. Hahaha. Tapi itu udah lagu lama banget bro. Udah agak bosen bawain sekarang-sekarang juga. 😀
A: Kenapa gak bikin lagi? baru punya 5 kan.
D: Kita lagi proses album. Doain aja semua kelar dan bisa ke luar akhir tahun ini paling lambat. 👌
A: Amin. Kalian pernah diliput zine luar, pernah main outside indonesia?
D: Sampai saat ini belum pernah. Semoga secepatnya bisa main di luar Indonesia. Asik banget kayanya.
A: Luar jakarta paling jauh mana?
D: Paling jauh kita pernah main di Jogja sama Klaten. Great places, keren juga scene di sana.
A: Dua tempat tadi kalo dibanding Depok? Bagus mana buat band seperti kalian.
D: Semuanya keren2, punya ciri khas tersendiri. Kalau Depok gak jauh sama Jakarta sebenarnya. Yang beda banget emang kalau di luar Jabodetabek. Kaya main di Bandung lebih asik, soalnya tempatnya keren, banyak temen-temen kita juga di sana.
A: pilih satu tempat-lah.
D: Jakarta tetep tempat favorit buat main. Kampung sendiri soalnya. Hahaha. Gua suka homesick kalau ada di luar kota.
A: Hahaha. Gimana cerita bisa kerjasama dengan label Amerika? Link kalian bagus berarti ya.
D: Waktu itu bassist gua, Raga, iseng-iseng ngirim demo ke Full Force Records. Ternyata langsung dapet respon bagus dari mereka. Yaudah abis itu gak lama akhirnya kita masuk beneran ke roster Full Force Records.
A: Jadi adanya Raga membantu banget, ya.
D: Semua personil membantu lah bro. Ada bidangnya masing-masing. Hahaha.
A: Nyimpen foto band gak pas perform, kirim dong. Berapalah.
D: Bentar, yah.

SEQUEL Of SUNDAY, Jakarta. Pics on facebook.

SEQUEL Of SUNDAY, Jakarta. Pics on facebook.

SEQUEL Of SUNDAY, Jakarta. Pics on facebook.

A: Termasuk update perkembangan politik gak?
D: Iya lumayan ngikutin juga.
A: Di Indonesia, menurut kamu, apa demonstrasi itu efektif merubah kebijakan pemerintah?
D: Hahahaha. Menurut gua agak susah ngerubah kebijakan pemerintah walaupun kita udah demonstrasi segila apa. Apalagi kalau yang demo sedikit, gak akan bergeming pemerintah. Kalau demonya mungkin skala besar baru bisa efektif, itu mungkin cuma sedikit. Hahaha.
A: Jadi, setuju kalo lebih baik masuk ke sistem daripada hanya mengritik lewat demo?
D: Sistem apa nih, Bro?
A: Politik.
D: Antara setuju gak setuju sih. Jaman sekarang kalau gak kuat iman, awal niatnya mau masuk sistem buat niat baik, ujung-ujungnya pasti berubah jadi jahat juga. Gak ada abisnya Bro kalau ngomongin politik.

***

Bio: Sequel Of Sunday is an Indonesian rock band from Jakarta, formed in 2012.

Sequel Of Sunday is consisting of members Danny Supit (vocals), Asep Sahrudin (rhythm guitar/vocals), Johan Hamid (lead guitar), Raga Maharasta (bass), and Ikhsan Raharjo (drums).

Label: Full Force Records (US)

Diskografi:
EP. “Arrivals” 2014
Single Passive Demise 2015

Link: Reverbnation –> here. Twitter –> here

Note: Semua foto milik Sequel Of Sunday.

Advertisements