Bright Awards Indonesia

sun

Ini posting yang sangat subjektif. Eh, ya memang subjektif. Namanya juga blog. Jurnal pribadi. Tapi, ini tentang acara televisi semalam. Bright Awards Indonesia, yang sepertinya kurang terorganisasi dengan baik. Seperti kurang persiapan.

Dan, pembaca nominasinya, tidak profesional. Banyak iklan dan justru menawarkan diri. Mungkin tujuan mereka untuk melucu, tapi tidak tepat sasaran. Dan garing. Kecuali, tentu saja, Dude Herlino dan Alyssa Soebandono yang menurut saya, tepat ditunjuk sebagai pembaca nominasi. Apa yang mereka sampaikan sudah terkonsep dengan baik.

Hal lucu lain yang saya tangkap di layar televisi adalah pembaca kuis Antangin (kalau tidak salah) yang saat memeragakan cara meminum produknya tersedak dan tumpah ke mana-mana. Bagian bawah bibirnya basah oleh Antangin yang ia minum. Memberi soal kuis sambil sesekali tersedak. Dan yang menjadikannya lucu adalah saat ia panik. Hahaha.

Saat beberapa tokoh menjelaskan apa itu iklan pun lucu. Mario Teguh okelah, Farhat Abbas sip, tapi Vicky yang terkenal dengan bahasa ‘tidak jelas dan susah dimengerti’ itu? Astaga. Duet jingle Boy William dan Angel Pieters baik karena tertutupi rap si Boy.

Lalu, kenapa saya menyaksikan acara ini? Sebenarnya, ini adalah bagian observasi tata cara public speaking yang baik. Atas nama kuliah. Hahaha.

Terakhir, selain mengomentari buruknya acara ini, saya berterimakasih pula karena dengan menonton Bright Awards Indonesia ini saya belajar bagaimana public speaking yang baik seperti apa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s