Niat dan Laku Baik

"Wayang"

Perbuatan baik tergantung oleh niatnya. Niat baik menuntun kita berlaku baik. Sebaliknya, niat buruk menuntun kita berlaku buruk. Saking tingginya nilai niat, siapa yang memiliki niat baik saja walau belum dilakukan sudah mendapat kebaikan. Tapi niat saja tidak cukup.

Kenyataan mengatakan, niat baik tidak akan mengubah keadaan. Niat adalah keinginan di hati. Isi hati tidak ada yang tau selain yang memilikinya sendiri. Terlebih, isi hati bisa berubah-ubah. Niat kuat di hati mestinya dilakukan, baik melalui lisan ataupun tulisan supaya dimengerti oranglain.

Wujud dari niat adalah laku di kehidupan yang nyata. Niat yang tidak diwujudkan hanya jadi mimpi. Setiap orang memiliki mimpinya masing-masing hingga menyundul langit. Tapi tidak setiap mimpi menjadi kenyataan. Ada banyak halang dan rintang yang menghadang. Semua itu dapat dilewati dengan ilmu, kerja keras, pengalaman dan kesabaran.

Niat baik terkadang juga menjadi bumerang karena salah menerima. Komunikasi yang buruk membuat niat baik berbalas sebaliknya.

Karena itu, niat dan laku yang baik memerlukan waktu dan sasaran yang tepat agar tidak menjadi bumerang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s