Mengakhiri Tahun di Kota Boyolali

Foto dari @okvigendhut di ambil di simpang lima boyolali. #dolanboyolali #dolanboyolalitoday #boyolali

A post shared by Dolan Boyolali (@dolanboyolali) on

Tulisan ini dibuat selama satu tahun. Karena saya menulisnya di antara pergantian tahun saat memutuskan berhenti di depan kantor pengadilan agama Boyolali ketika tak kuasa lagi berkendara di tengah macet yang begitu padat. Hari ini, saya melaksanakan ibadah wajib ritual tahun baru di alun-alun Boyolali. Godaan terbesar adalah penampilan ROCKET ROCKERS dan Virgoun “LAST CHILD”, tetapi apa daya kasih tak sampai. Hahaha. Tidak, saya mengajak adik dan dia mengantuk, habislah keinginan saya menonton mereka.

Boyolali sedang bersolek. Di bawah pimpinan Seno Samudro memang Boyolali menjadi momok bagi kota lain. Sekarang, Salatiga kalah pamor, Solo tinggal beberapa jengkal lagi disalip. Kalau kamu pergi ke pusat kota, ya alun-alun itu, wah, bangunan, taman, komplek gedung DPRD semua tertata rapih. Makanya, tiap malam minggu, banyak yang menghabiskannya di sana. Sudah begitu, ada pagelaran seni tarik suara di pendoponya. Keroncong atau Campursari saya tidak paham. Yang terpenting adalah gratis.

Malam ini, Boyolali menjadi Jakarta selama sehari. Ya tidak apa, macet parah kalau hanya sehari. Kalau tiap hari, wah, pusing pala Barbie. Entah kenapa, saya selalu punya sinisme tersendiri kepada Bupati Boyolali. Padahal, beliau, telah mampu merubah kota ini menjadi lebih hidup dan nyeni. Juga anakmuda-is. Ah, mohon maaf bahasa saya yang tidak karuan. Intinya, Boyolali harus berbangga hati karena pembangunannya yang sedang gencar-gencarnya ini.

Kalau ada yang kurang dari Boyolali mungkin taman kota yang masih sedikit, dan masalah parkir di jalan yang sangat mengganggu kenyamanan berkendara. Tengok saja di sekitaran Pasar Sunggingan. Bah!

Ini adalah akhir pos, sebagaimana khotbah jumat maka isinya adalah harapan dan doa. Semoga tahun depan hadir dengan pencapaian yang lebih besar lagi dari tahun ini. Sehat selalu. Rejeki lancar tidak dipatok ayam. Uang melimpah. Bahagia banyak-banyak. Amin yang keras!

Salam.

Advertisements

6 responses to “Mengakhiri Tahun di Kota Boyolali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s