Sebuah Interview dengan My Dinner Daze

Sebuah interview dengan pemain synthesizer My Dinner Daze, Agit Bastian. Interview jelek ini sebetulnya sudah lama terpendam di Blackberry Messenger saya, tercatat tanggal 3 Juni 2015 saya menginvite pin yang tertera di akun twitter My Dinner Daze, dan diterima, dan inilah interviewnya.

Arie : Hallo!
Agit : Hallo Hallo Arie!
Arie : Hahaha. Saya dari Solo, gimana perform di Hell In a Cell kemarin? Seru?
Agit : Lumayan. Rame. Seperti biasanya. šŸ˜€
Arie : Kapan main ke Depok?
Agit : Sementara belum ada jadwal. Ayo undang. Hahaha. Maret kemarin kita tur di Depok dan Tangerang. Nonton?
Arie : Sialnya saya melewatkan. Aynyway, seperti apa rasanya sewaktu perform di atas stage?
Agit : Ya, kalau di acara Hell In a Cell grogi juga, soalnya kita main di acara bertema musik metal sedangkan kita sendiri poppunk/easycoreĀ . Awalnya ragu kita bisa mencuri antusias penonton apa tidak, tapi alhamdulillah penonton yang hadir respect sama kita meskipun genre musik yang kami bawakan berbeda. Dan rasanya hal itu bukan masalah bagi penonton kemarin.
Arie : Playlistnya?
Agit : Intro – Fight Your Destiny – Stereo (Cover King of Panda) – Never Give Up – Menjadi Yang Terbaik
Arie : Lagu kalian sejauh ini ada tujuh? ini dari playlist kalian di Reverbnation. Dan kenapa digratisin?
Agit : Iyap, ada tujuh. Dan ada dua lagu yang sedang dikerjakan. Soal digratisin sih sebenarnya kita cuma memberi kemudahan orang mendengarkan karya kita. Kalau ke depannya ada rencana menjual musik kita. Tapi sekarang belum saatnya.
Arie : Filosofi menggratiskan lagu Kalian mirip Topi Jerami. Hehehe.
Agit : Hahaha. Semua band pengin seperti itu, apalagi band baru seperti kita. Untuk masa depan demi berlangsungnya band ini kita juga butuh materi dan pasti kita memikirkannya.
Arie : Kalau tidak mau makan apa anak-anak kita? Hahahaha.
Agit : :D. Yap. Sementara buat jajan dan tabungan nikah dulu saja. Cukup.
Arie : Dua lagu yang sedang dikerjakan boleh tau judulnya?
Agit : Never Give It Up dan lagu Vierratale buat Punk Goes Pop.
Arie : Pernah main di mana saja?
Agit : Jakcloth Senayan (2013) kita satu-satunya band dari Jawa Tengah dan band pertama dari Jawa Tengah yang main di Jakcloth. Street Wear Tour Senayan (2014). West Java Tour (2015). Kita juga pernah tur Jawa Timur di NganjukĀ (2014)Ā danĀ Jombang (2015). Yang lain sekitaran Salatiga, Solo.
Arie : Yah, di Salatiga pasti kalian raja pensinya?
Agit : Hahaha. Alhamdulillah, hampir semua sekolah di Salatiga pernah mengundang kami di acara Pensinya. Tanggal 10 lalu kita main di SMK 1 Salatiga. Agustus kita tur dengan Closehead. Dan minggu depannya tur dengan Hello Knuckles dan Happy April.
Arie : Sedekat apa My Dinner Daze dengan Closehead? Jargon teman-teman saya, di mana ada My Dinner Daze di situ ada Closehead. Hahaha.
Agit : Saya dan drummer, si Ilham, suka Closehead lumayan lama. Kenal dekat dengan personil dan manajernya. Satu stage dengan mereka sekitar tujuh kali, mungkin teman kamu nonton pas kami satu stage dengan Closehead.
Arie : Saya nonton kalian di Showcase Event Solo. “Berdiri Teman” itu lagu favorit saya.
Agit : Makasih sudah datang. Iya itu lagu jagoan mereka. Menurut saya itu lagu jagoan mereka dan buat saya itu lagu sepanjang masa yang pernah saya dengar.
Arie : Karena itu lirik kalian jadi pemberi semangat macam Closehead?
Agit : Hahaha. Ada revolusi di tubuh My Dinner Daze sendiri. Album pertama kita temanya soal percintaan. Tapi setelah itu Fight Your Destiny dan Menjadi Yang Terbaik lebih cenderung soal kehidupan. Hitung-hitung pendewasaan.
Arie : Kalau galau yakin tidak balik lagi ke tema percintaan? Hahaha. By the way, Shandy Namamu itu curhatan siapa?
Agit : Haha. Soalnya semakin ke sini lagu lagu kita makin keras. Tapi tetap dijamin ada cinta-cintaanya kok! Haha. Tapi dikemas secara lebih universal. Shandy Namamu itu nama akun facebook gebetan vokalis kita. Pengalaman pribadi.
Arie : Ada scream di beberapa lagu kalian. Siapa dia?
Agit : Itu si Donny Damara, vokalis kita.
Arie : Jadwal manggung paling dekat?
Agit : Karang Jati 17 Agustus dan PabelanĀ 30 Agustus.
Arie : Makasih ya obrolannya!
Agit : Yap. Sama-sama.

Advertisements