Kalau pikiran lagi suntuk
begini, entah kenapa saya jadi perokok. Beli Cigarillos dan Tebs, memutar ‘Saat
Dunia Tak Menatap ke
Arahmu’ milik ALONE AT LAST. Hah! [setidaknya saya tidak sesuram teman-teman saya; nyimeng,
nyabu, ngelem, ginseng,
nyuntik!] Hadewh!

Walau bayangan masa depan mau jadi apa masih mengawang, menuntut diselesaikan. Setidaknya, merokok kali ini supaya rileks saja.

Tapi, benar
kata Josaphat Klemens
KILLING ME INSIDE, “The best way to predict the future is to create it!”

Yap, betul. Hanya saja..
Hah, malah mengeluh. Sialan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s