IBBRI

Baru kepikiran mengaktifkan Internet Banking BRI kemarin. Cari di internet caranya, yang ternyata mudah sekali. Tinggal ke ATM, klik menu Internet Banking, set password, lalu username awal diterima. Lantas, klak-klik di menu Internet Banking BRI dan.. ternyata, langkahnya masih harus lebih panjang dari yang saya kira. Untuk menu finansial, seperti transfer, bayar tagihan, dan lain-lain musti minta M-Token ke kantor cabang. Alhasil, tiada guna, Internet Banking BRI saya cuma bisa buat cek saldo saja.

Sekilas tentang BRI. Merupakan bank pertama saya. Dibuatnya tahun 2013, waktu itu masih sekolah menengah atas, kelasnya lupa. Jadi sudah jalan tujuh tahun saya sama BRI. Bukan rekening bank utama saya saat ini, karena yang sering pakai malah Bapak. Kantor cabang BRI di sekitar saya itu selalu ramai. Sepinya jarang. Jelas, segmentasinya UMKM. Ke ATM-nya saja pasti nunggu, jarang bisa bablasan langsung transaksi.

Balik lagi soal Internet Banking-nya.. harusnya bisa dibikin lebih simpel prosesnya. Setelah dapat username dan aktif, bisa langsung transaksi finansial utuh. Pergi ke cabang untuk milenial itu wis ra’njamani.

Anyway. Selamat berhari Minggu ria, para pembaca.

Link cepat

  1. Dahlan Iskan, Disway, “Komisaris BUMN“.
  2. Dahlan Iskan, Disway, “Semut Raksasa“.
  3. Darmawan Investment Notes, “PNIN: Saham yang Selalu Undervalued“.
  4. Teguh Hidayat, “Mengenal Opportunity Cost dalam Investasi Saham“. Wabilkhusus, istilah ‘opportunity cost’ ini awal saya tahu dari video Youtube-nya Raditya Dika yang membahas soal itu. Punya satu jam kosong, mau dimanfaatkan untuk apa? Tidur, baca buku, menulis blog, ternak lele, nonton Youtube, dan lain-lain. Berapa harga kesempatan yang hilang karena kita memilih untuk melakukan suatu hal.

Your biggest salary, after two years

Alhamdulillah, dapat kabar gembira pagi-pagi. Teman seperjalanan saya, yang mengabdi menjadi pendidik, mendapat bantuan tunjangan GTK dari Kemdikbud. Sudah empat hari ini menunggu deg-degan. Awalnya ragu mendapatkannya, karena ia belum genap dua tahun mengabdi meski NUPTK-nya sudah turun. Ia minta saya cek sewaktu-waktu bila namanya tertera, waktu itu, web-nya tak kunjung bisa diakses. Cerita lama. Diberi pula file excel dari Dinas Pendidikan Jawa Tengah, yang total penerimanya 17.000 orang lebih, namun tak ada nama dia. Lalu, pagi ini, ia bilang kalau cek via link alternatif bisa. Ternyata, berita terkaitnya juga dimuat di Pikiran Rakyat Online [link]. Dan.. namanya tercantum.

Saya tahu betapa bahagianya ia. Setahu saya, bila tunjangan ini dianggap gaji, maka ini adalah gaji terbesarnya selama hampir dua tahun mengabdi. Mmmm, mungkin ada yang lebih lama mengabdi dan kisahnya lebih epik dari teman saya ini. Tapi saya tahu perjuangannya. Selamat ya!

A bank or pawnshop

“The essence of finance is credit management. We must change the pawnshop mentality of today’s finance and rely on the development of a credit-based system. Today’s banks continue to have a pawnshop mentality. Collaterals and warranties are pawnshops.” said Jack Ma at the Bund financial forum in Shanghai

Salah satu artikel worth-reading hari ini. Henny Sender, Nikkei Asia, “Jack Ma vs. the Party: Inside the biggest collapse of the world’s biggest IPO“.

I want him at his best

This is the challenge for every manager, whether it’s at the club level or international level. Mourinho has a crucial match on Saturday and he wants Harry Kane to be at his best. Southgate had a match against Iceland that he did not want to lose and opted to start Kane, even though the match meant nothing in the Nations League. Belgium had already won the group and Iceland were already relegated to League B. – Link

Mourinho kesal, ya pastinya. Mmm, dengan atau tanpa Kane, saya tetap dukung Tottenham dalam laga kontra Manchester City nanti. Skor? Tak punya daya memprediksi, menang atau imbang saja. Semoga.

Dana mahal bercashback sekian

Peminjaman saya lewat KoinRobo tidak diteruskan. Pertama, uang saya tidak terlalu banyak — jadi opsi saya terbatas. Kedua, sebab persoalan pertama maka uang sisa lebih banyak opportunity-nya jika disimpan cash. Jika dimasukkan ke instrumen investasi semacam deposito atau P2P Lending, opportunity cost-nya mahal. Perbandingannya jika nominalnya sama return-nya lebih bagus di reksadana pendapatan tetap dibanding lewat P2P Lending misal. Poin plus-nya lagi, dana di reksadana bisa tarik sewaktu-waktu. Maka ketika kemarin sales marketing DBS Indonesia telpon nawarin deposito, saya cuma bisa bilang, “makasih ya mbak penawarannya.” Karena uangnya juga terbatas. Deposito DBS-nya kalau saya bilang ya menarik bukan buatan, 6% per tahun untuk nasabah existing, begitu katanya. Cashback IDR 1.250.000 untuk penempatan deposito minimal IDR 250.000.000 selama tiga bulan. Deposito itu dana mahal, ditambah cashback yang ditawarkan makin mahal lagi, kenapa DBS Indonesia seberani itu?

Isi waktu luang yang luang, isi survei saja!

Salah satu kegiatan pengisi waktu senggang, isi survei online. Ada dua akun survei online yang saya pakai, YouGov Indonesia dan Rakuten Insight Survei. Dari dua itu, saya pernah dapat hasilnya. Cuma, YouGov jarang sekali ajak saya survei, Rakuten lebih sering makanya saya merekomendasikan Rakuten saja.

Di Rakuten, surveinya lebih rutin. Kekurangannya, tiap survei belum disesuaikan dengan pengisi surveinya. Jadi dikenakan batas minimal epoin yang dikumpulkan dan batas maksimalnya. Namun enaknya, jumlah minimal epoin yang dapat ditukarkan di Rakuten itu cukup rendah. Jadi tuai hasilnya lebih cepat. Paling rendah misal, 250 epoin ditukar evoucher Tokopedia Gift Card IDR 25.000.

Karena sifatnya cuma pengisi waktu luang, ya hasilnya cukup lumayan. Ini riwayat penukaran epoin saya.

Screenshot Rakuten Insight Survei

Jadi, misal menukar epoin bulan ini, evoucher-nya akan dikirimkan mulai tanggal 20 di bulan berikutnya. Tiba-tiba masuk email saja.

Karena saya suka yang simpel, epoin yang terkumpul belum pernah ditukar dengan evoucher lain selain Tokopedia. Karena evoucher Tokopedia ini pada akhirnya jadi saldo OVO Points, yang jarang juga saya gunakan buat beli pulsa atau jajan, tapi seringnya buat tambah-tambah reksadana di Bareksa. Beli reksadana di Bareksa bisa pakai OVO Points soalnya. Begitu.

JPY Update

Update sekilas, kurs di BTPN, posisinya memberi profit yang kecil-kecil lumayan. 1 JPY adalah 136.20 dari 133.70, kurs JPY melemah. Masih dipegang.