Pentingnya asuransi jiwa murni

Ini artikel bermanfaat sekali tentang asuransi, “Apa pentingnya dan tip memilih asuransi jiwa murni“, di blog Diskartes. Kutipan khususnya: “Jadi, selagi kamu muda dan sehat, segeralah lindungi dirimu sendiri dengan asuransi yang tepat.”

Advertisements

Bank Artos akan transformasi jadi bank digital

Jajaran direksi dari Bank Artos sudah mengeluarkan klarifikasinya terkait isu jadi bank Gojek atau Go-Bank. Isu tersebut bukan dari perseroan, ungkap direktur utama Bank Artos Dedy Triyana. Bank Artos akan bertransformasi menjadi bank digital. Referensi utamanya adalah Jenius by BTPN dan digibank by DBS.

Farid Firdaus untuk Investor Daily melaporkan:

Deddy menjelaskan, hingga saat ini belum ada keputusan berapa nilai saham perseroan yang dibeli oleh MEI dan WTI karena masih dalam proses negosiasi. Pihaknya mengakui, semula ada banyak investor yang menawar saham perseroan, namun perseroan akhirnya menjatuhkan pilihan kepada MEI dan WTI.

Salah satu alasannya adalah, Jerry Ng dan Patrick Walujo memiliki rekam jejak yang mumpuni dalam membawa BTPN menjadi salah satu pelopor bank digital. Sehingga keduanya bankir senior tersebut bisa melakukan transfer knowledge kepada Bank Artos.

Kita tunggu ke depannya bagaimana transformasi digital yang dikeluarkan Bank Artos ini. Apakah sebaik pendahulunya? Khususnya produk Jenius by BTPN.

 

Kalau bapakmu kaya raya, punya perusahaan, titik awalmu ya tinggi

Pula serupa jika keadaan start kehidupan individu yang lebih baik, yang dipengaruhi kondisi sosio-ekonomi keluarga, diyakini adalah buah usaha dari entitas yang melahirkan individu (orang tua) dan ketidakberuntungan keadaan start seorang individu adalah buah dari kurang kerja kerasnya keluarga yang melahirkan individu tersebut. Hal ini menegasikan tesis bahwa hanya usaha seorang individu yang akan menentukan hidupnya karena sebelum Ia dilahirkan, individu lain (keluarga) turut menentukan posisi hidupnya. Ia tidak berkuasa atas dirinya sendiri untuk di titik mula.

Benar, semua orang memulai hidupnya dari titik nol.

Tapi titik nol semua orang berbeda-beda.

Jika kehidupan adalah sebuah gunung, maka titik nol awal pendakian bagi semua orang beragam.

Ada yang harus memulainya dari kaki gunung. Ada bisa naik mobil hingga ke tengah. Ada yang bahkan bisa naik helikopter sampai titik maksimal sebelum harus berjalan kaki untuk mencapai puncak.

Namun bagi sebagian orang lain, ada juga yang bahwa perlu usaha lebih untuk hanya sekadar mencapai kaki gunung. Beberapa bahkan tak sanggup untuk memulai pendakian.

Pangeran Siahaan, “Tidak Semua Orang Memulai dari Titik yang Sama“.

Tito Sulistio: “BUMN, Mudiklah!”

Seperti kata pepatah, “uang tidak mengenal nasionalisme”. Bukan tidak mungkin, jika mereka melihat BUMN semakin efisien dengan pindah kantor pusatnya ke daerah, maka swasta pun berbondong-bondong ikut berinvestasi di BUMN. Harga saham BUMN pun akan meningkat, karena terus dilirik investor. Investor tidak pernah tertarik dengan “simbol kebanggaan” berupa gedung operasional atau kantor pusat yang megah dan mewah. Mereka hanya tertarik dengan efisiensi. Semakin efisien sebuah perusahaan, semakin profitabl dan menambah return bagi investor.

Pemerintah telah banyak membangun infrastruktur di daerah. Mempunyai komitmen “membangun dari pinggiran”. Saatnya ditindaklanjuti dengan mendorong BUMN untuk kembali ke daerah secara strategis. Diperlukan keberanian pemerintah atau Presiden yang “tanpa beban” untuk memerintahkan Menteri BUMN mendorong “BUMN Mudik”.

Tito Sulistio, “BUMN, Mudiklah!“, Investor Daily.

NAB Reksadana terus tumbuh

Editorial Investor Daily:

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga September 2019 total NAB industri reksa dana mencapai Rp 548,90 triliun, naik 8,61% dibanding akhir Desember 2018 sebesar Rp 505,38 triliun. Hingga akhir 2019, nilai NAB reksa dana diperkirakan bisa bertumbuh 10% menjadi Rp 555 triliun.

Dalam 20 tahun terakhir, total dana kelolaan atau asset under management (AUM) industri reksa dana sudah bertambah Rp 543,76 triliun, dari hanya Rp 5,14 triliun pada 1999.

Lebih lanjut lagi.

Kemudian, pada 2017 mencapai 1,12 juta SID dan pada akhir 2018 naik menjadi 1,62 juta SID. KSEI memantau perkembangan terbanyak berasal dari investor reksadana. Peluang untuk peningkatan jumlah SID yang signifikan sangat terbuka. Sebab, perkembangan jumlah investor cukup baik belakangan ini, antara lain turut dikontribusikan oleh pemasaran produk secara digital atau melalui perusahaan financial technology (fintech). OJK mencatat jumlah investor pasar modal berdasarkan SID terus meningkat terutama sejak empat tahun lalu dengan didorong oleh adanya digitalisasi.

Sekitar empat tahun lalu jumlah investor masih sekitar 350.000 orang. Angka tersebut terus bertambah seiring munculnya platform-platform digital yang menjual reksa dana.

Promo free voucher 100rb, reksadana Samuel

Untuk lebih lanjutnya, silakan klik link tersedia di atas, atau link ini. Ketentuan pentingnya: 1. Untuk nasabah baru yang mendaftar antara 1 – 31 Oktober 2019 dan 2. Jumlah vouchernya cuma 100 lembar saja.

Saya sendiri daftar saat promo kemerdekaan. Sama, free voucher Rp. 100.000 — yang saya langsung belikan produk reksadana pasar uang syariah: SAM Dana Likuid Syariah. Lumayan. Terhitung hari ini — sekitar 47 hari — naik 1.06%.

Strategi Adaro Energy di tengah tren harga batu bara yang turun

Sementara itu, Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Tbk. Febriati Nadira mengatakan perseroan akan mendorong pendapatan dari unit bisnis lain seiring dengan tertekannya harga batu bara sepanjang tahun.

“Bisnis model kami terintegrasi, sehingga memiliki proteksi terhadap pendapatan, di mana pada saat harga batu bara tertekan, Adaro tetap bisa membukukan pendapatan dari bisnis non pertambangan batu bara,” ungkapnya.

Menurutnya, klaim tersebut sesuai dengan hasil laporan keuangan tengah tahun perseroan, di mana laba inti Adaro Energy naik 38% menjadi US$371 juta.

“Di tengah kondisi harga batu bara yang tertekan, kami menunjukkan kinerja bisnis inti yang memuaskan dan keunggulan operasional,” katanya.

Febriati menambahkan batu bara merupakan bisnis yang siklikal dan tidak terprediksi. Maka perseroan harus fokus pada keunggulan operasional dan efisiensi di seluruh rantai bisnis.

Laporan Pandu Gumilar untuk Bisnis Indonesia, “Mengintip Siasat Emiten Batu Bara”. Baca utuh silahkan berlangganan, klik di sini.

Menumbuhkan investasi hijau

Delly Ferdian, Peneliti Madani Berkelanjutan: “Menumbuhkan investasi hijau adalah langkah awal dari komitmen hijau korporasi. Indonesia memang sangat membutuhkan banyaknya ekspansi bisnis korporasi ini agar perekonomian domestik ikut bergairah. Namun, Indonesia juga butuh melestarikan lingkungan, hutan, dan alam sebagai bagian yang tak terpisahkan.” (Kontan, Rabu 2/10/19)